28 June 2021

Akibat Tidak Memakai Sunscreen Setelah Menggunakan Moisturizer

Skin sin #1 adalah tidak menggunakan sunscreen setiap hari. Walaupun saat ini sudah bermunculan produk moisturizer dengan SPF di dalamnya, tapi ternyata tidak cukup, lho! Mulai dari  short-term effects seperti sunburn, peradangan pada jerawat, sampai dampak yang sifatnya jangka panjang seperti photoaging & risiko kanker. Berikut adalah akibat tidak memakai sunscreen yang perlu kamu waspadai.

 

Short-Term Effects

Hingga saat ini, banyak orang yang masih malas menggunakan sunscreen setelah moisturizer akibat tekstur yang berat, membuat kulit berminyak, tidak nyaman digunakan, dan lainnya. Padahal, menggunakan sunscreen setiap hari apa pun aktivitasnya sangatlah penting, lho. Hal ini untuk menghindari berbagai dampak buruk bagi kulit dalam jangka pendek mau pun jangka panjang. Berikut beberapa akibat tidak memakai sunscreen pada kulit yang bisa langsung dirasakan setelah beraktivitas di bawah matahari:

  • Sunburn

Dikenal juga dengan kulit terbakar, sunburn adalah kondisi di mana kulit menggelap setelah beraktivitas di bawah sinar matahari tanpa perlindungan dari sunscreen. Sunburn pada kulit disebabkan oleh sinar UVB yang menyinari permukaan dasar kulit (epidermis).

  • Alergi matahari/sun allergy

Selain dapat membuat kulit terbakar, sinar UV yang dipancarkan oleh matahari juga dapat memicu kulit meradang, yang seringkali disebut dengan ‘sun allergy’. Peradangan akibat sinar UV ini ditandai dengan kulit yang memerah dan gatal akibat sinar UV yang mengubah komposisi kimia pada kulit.

  • Hiperpigmentasi

Pernahkah kamu merasa bahwa warna kulit yang kamu miliki tidak rata? Salah satu penyebab utamanya adalah sinar UV, yang dapat merangsang produksi melanin (pigmen pemberi warna kulit berlebih pada kulit) sehingga membuat warna kulit tidak merata dan munculnya bintik hitam pada kulit.

  • Tumbuh jerawat

Sinar UV yang dipancarkan oleh matahari dapat membuat kulit wajah menjadi kering. Mungkin, hal ini dianggap sebagai berita baik bagi beberapa orang yang memiliki kulit berminyak, namun ternyata sebaliknya, lho! Mengapa? Saat kulit kering hingga dehidrasi akibat sinar UV, kelenjar minyak pada kulit akan terangsang untuk memproduksi lebih banyak minyak. Akibatnya, muncul minyak berlebih pada wajah yang dapat menyumbat pori-pori, sehingga merangsang tumbuhnya bakteri penyebab jerawat.

  • Meningkatnya fotosensitivitas

Beberapa penggunaan obat atau bahan skincare dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Ketika hal ini terjadi, kulit yang tidak menggunakan sunscreen atau tabir surya akan lebih mudah terbakar, iritasi, dan memicu peradangan kulit yang cukup parah.

  • Photo-immunosuppression  

Tahukah kamu? Ternyata, sinar UV mampu mengurangi aktivitas sel darah putih dalam tubuh, terutama kulit. Hal ini bisa menyebabkan kulit mengalami autoimun, yaitu kondisi di mana sistem kekebalan kulit bekerja berlebihan dan menimbulkan masalah kulit seperti eksim dan psoriasis.

 

Selain menyebabkan beberapa jangka pendek yang sudah dijelaskan di atas, melewati sunscreen dalam rutinitas sehari-hari juga akan mengakibatkan dampak panjang pada kulit, yang tentunya tidak ingin dialami oleh semua orang. Baca artikel ini hingga habis untuk mengetahui informasinya secara lengkap, ya.

 

Long-term Effects: Photoaging/Premature Aging

Memiliki kulit yang awet muda dan sehat tentu merupakan idaman bagi semua orang. Sayangnya, hal ini mustahil dimiliki jika kamu masih malas menggunakan sunscreen setiap hari. Kulit yang terpapar oleh sinar UV secara terus menerus dapat merusak protein kolagen yang dimiliki oleh kulit, menyebabkan hilangnya kekenyalan dan elastistas kulit. Akibatnya, kulit menjadi kendur dan muncul kerutan halus dan mengalami penuaan dini/photoaging. Perlu kamu ketahui, bahwa faktor penuaan pada kulit disebabkan oleh sinar matahari, bukan karena usia, lho! Berikut beberapa ciri-ciri dari penuaan dini pada kulit:

  • Kulit kering dan kusam
  • Muncul bintik hitam pada wajah
  • Muncul garis halus di sekitar mata, dahi dan bibir

Kulit menjadi kendur dan berkurang elastisitasnya

 

Memperbesar Risiko Kanker

Tidak hanya merusak protein kolagen yang dimiliki oleh kulit, sinar UV yang dipancarkan oleh matahari juga dapat merubah susunan DNA pada kulit, yang bisa mengakibatkan penyakit kanker kulit. Berikut beberapa tanda-tanda kanker kulit yang bisa kamu ketahui sejak dini:

 

  • Tumbuh tahi lalat atau lapisan kulit yang tidak berwarna cokelat atau hitam
  • Muncul jerawat yang tidak kunjung pulih
  • Muncul garis hitam pada kuku
  • Tumbuh tahi lalat yang terlihat berbeda dari yang lainnya
  • Muncul benjolan berwarna merah dengan tekstur keras pada kulit

 

Jika kamu mengalami salah satu dari kelima tanda di atas, sebaiknya, segera periksakan dirimu ke dokter spesialis kulit, ya!

 

Mengapa Harus Tetap Memakai Sunscreen Setelah Pakai Moisturizer?

Setelah mengetahui beberapa dampak pendek dan panjang pada kulit akibat sinar UV di atas, sekarang, tidak ada lagi alasan untuk melewati sunscreen dalam rutinitas sehari-hari kamu, ya! Perlu diingat, menggunakan moisturizer dengan SPF tidaklah cukup, karena perlindungan yang diberikan moisturizer dengan SPF dan sunscreen sangatlah berbeda. Hanya menggunakan moisturizer dengan SPF masih memiliki risiko dampak buruk yang bisa dialami oleh kulit.

 

Saat ini, ANESSA Sunscreen telah hadir di Indonesia sebagai solusi sunscreen dengan perlindungan kuat serta tekstur yang ringan hingga nyaman digunakan di saat yang sama. ANESSA Sunscreen adalah beauty sunscreen No. 1 di Jepang selama 20 tahun berturut-turut dan negara Asia lainnya. ANESSA memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh sunscreen lainnya, di antaranya memiliki teknologi Triple Defense Technology, mengandung skincare ingredients di dalamnya, tekstur yang nyaman di kulit, dan lainnya.

 

Berikut cara mengaplikasikan ANESSA Sunscreen untuk perlindungan kulit yang maksimal dari sinar UV:

1. Menggunakan ANESSA Perfect UV Milk/Gel

  • Kocok kemasan sunscreen sehingga terdengar bunyi stainless ball di dalamnya
  • Tuangkan ANESSA Sunscreen sebanyak 2 ruas jari dan aplikasikan pada wajah, leher dan tengkuk
  • Setelah mengaplikasikan pada wajah, aplikasikan juga pada bagian lengan, kaki, dan anggota tubuh lainnya yang terekspos oleh sinar UV

 

2. Menggunakan ANESSA Perfect UV Spray

  • Kocok kemasan sunscreen sehingga terdengar bunyi stainless ball di dalamnya
  • Semprotkan ANESSA Perfect UV Spray ke tangan dan ratakan pada area wajah, leher dan tengkuk
  • Jika ingin menyemprotkan langsung ke area wajah, beri jarak sekitar 20cm
  • Semprotkan ANESSA Perfect UV Spray pada bagian lengan, kaki, rambut, dan anggota tubuh lainnya dengan jarak 10 hingga 15cm dari tubuh

 

Yup, itu dia dua cara yang bisa kamu lakukan untuk aplikasikan ANESSA Sunscreen dengan maksimal. Ingat, pastikan juga kamu reapply ANESSA Sunscreen  setiap 2 jam sekali, ya!